HomeUncategorizedMendag Dapat Perintah Prabowo, Kopdes Merah Putih Dicek 8 Hari Nonstop

Mendag Dapat Perintah Prabowo, Kopdes Merah Putih Dicek 8 Hari Nonstop

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto telah meminta jajarannya untuk berkeliling langsung memantau pelaksanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) atau Kopdes Merah Putih di berbagai daerah.

Hal itu diutarakan Mendag saat memberikan kata sambutan dalam acara Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/10/2026).

Mendag mengatakan, arahan tersebut diterimanya saat menghadiri rapat koordinasi yang dihelat Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan pada Rabu (14/10/2026) pagi. “Saya baru rakor, dan ini juga baru dapat perintah hari ini, kita putuskan selama 8 hari kita muter seluruh Indonesia bagi tugas,” ujarnya. 

Proses pemantauan langsung Kopdes tersebut akan turut melibatkan sejumlah pemangku kepentingan, mulai dari gubernur, walikota/bupati, Kapolda, pimpinan angkatan darat, hingga pejabat dari berbagai kementerian/lembaga terkait. 

Adapun proses pengecekan tersebut diklaim Mendag sudah berlangsung sejak kemarin.

“Untuk terus mendatangi satu persatu Koperasi Desa Merah Putih, apakah sudah berjalan baik, ada masalah apa dan minta dibantu. Delapan hari non-stop atas arahan perintah Bapak Presiden, kami sudah mulai kemarin,” ungkapnya.

Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan telah memulai peninjauan KDKMP di Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah bersama Menteri Perdagangan dan Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani pada 13 Oktober 2026.

Terdapat tiga koperasi yang dikunjungi di Kabupaten Sukoharjo, yakni KDMP Purbayan, KDMP Kadilangu, dan KDMP Menuran. Dengan tujuan untuk memeriksa kesiapan layanan, berdialog dengan pengelola dan masyarakat, serta memantau pelaksanaan pasar murah beras.

Menko Pangan menegaskan, kesiapan operasional tidak cukup diukur dari berdirinya bangunan dan tersedianya sarana. Koperasi juga perlu siap mengelola usaha, menyediakan kebutuhan pokok, menyalurkan barang bersubsidi sesuai ketentuan, dan menghadirkan layanan yang dibutuhkan warga sejak mulai beroperasi.

“Kita pastikan kesiapan koperasi ini satu per satu. Pengelolaannya harus baik, layanan kepada masyarakat berjalan, dan manfaatnya dalam menyalurkan barang-barang subsidi bisa dirasakan langsung oleh warga,” ujar Menko Pangan yang akrab disapa Zulhas tersebut.

Pemerintah mendorong KDKMP mendukung distribusi kebutuhan masyarakat, termasuk beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), minyak goreng, LPG 3 kilogram, serta pupuk bersubsidi sesuai ketentuan. Untuk memastikan manfaatnya dirasakan warga, rangkaian kunjungan juga diisi Gerakan Pangan Murah (GPM). Dalam kegiatan tersebut, beras dijual dengan harga Rp12.500 per kilogram.

Kesiapan KDKMP juga mencakup perannya dalam menghubungkan petani dengan pasar. Koperasi dapat mendukung penyerapan hasil panen dan menghubungkan petani dengan Perum BULOG untuk penyerapan gabah sesuai ketentuan harga pemerintah.

“Petani jangan sampai menjual gabah di bawah harga yang ditetapkan pemerintah. Nanti kalau desa itu ada panen, koperasi bisa membeli gabah dengan harga bagus, Rp6.500 per kilogram untuk kemudian diserap Bulog. Dengan begitu, petani memiliki kepastian pasar dan tidak lagi bergantung pada tengkulak,” pungkasnya.

Sumber : https://wartaekonomi.co.id/read640876/mendag-dapat-perintah-prabowo-kopdes-merah-putih-dicek-8-hari-nonstop

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments