HomeUncategorizedProgram Makan Bergizi Gratis Kian Rapi, Mendikdasmen Puji BGN

Program Makan Bergizi Gratis Kian Rapi, Mendikdasmen Puji BGN

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan arahan dalam kegiatan Penandatanganan Kerja Sama (PKS) tentang Dukungan Pengembangan Tata Kelola Belanja SPPG di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat pada Jumat (30/10/2026).

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengapresiasi peningkatan standar penyajian makanan dan tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah sejak Badan Gizi Nasional (BGN) dipimpin Sudaryono.

Mu’ti menilai BGN telah meningkatkan kualitas penyajian makanan dengan menggunakan wadah tersegel (sealed) serta mencantumkan informasi kandungan gizi, jenis menu, dan jadwal penyajian kepada peserta didik.

“Setiap kali saya ke sekolah selalu omprengnya itu sudah di-seal, kemudian diberikan penjelasan kandungannya apa, menunya apa saja, dan harus dihidangkan pukul berapa. Ini membuat adanya kemajuan yang signifikan yang saya amati dari BGN,” kata Mu’ti dalam penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) tentang Dukungan Pengembangan Tata Kelola Belanja SPPG di Gedung A Kemendikdasmen

Mu’ti menjelaskan bahwa pemerintah merancang MBG tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizi anak, tetapi juga untuk mendukung tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan memperkuat pendidikan karakter.

Menurutnya, sekolah dapat memanfaatkan kegiatan makan bersama untuk mengajarkan nilai-nilai positif kepada peserta didik. Guru dapat membiasakan anak mengantre, menjaga kebersihan, berdoa sebelum dan sesudah makan, serta berterima kasih atas makanan yang mereka terima.

Kegiatan tersebut juga mengajarkan kesabaran, sikap saling menghormati, dan toleransi. Untuk mendukung pembentukan karakter anak, Kemendikdasmen telah menerbitkan sejumlah panduan pelaksanaan MBG sebagai media pembelajaran di sekolah.

Mu’ti menegaskan bahwa Kemendikdasmen juga menjalankan arahan Presiden dengan memantau pelaksanaan MBG dan memastikan setiap sekolah menyajikan makanan sesuai standar yang berlaku.

“Karena itu, dalam 100 hari kerja BGN di bawah Mas Sudaryono melaksanakan amanat Presiden, kami melihat perubahan-perubahan yang sangat membahagiakan dan sangat meyakinkan kami semua bahwa ke depan MBG ini adalah pilihan strategis untuk membangun generasi Indonesia yang sehat, generasi Indonesia yang kuat,” ujarnya.

Mu’ti berharap program MBG terus meningkatkan kesehatan peserta didik sekaligus membentuk generasi Indonesia yang kuat dan berkarakter melalui pendidikan di sekolah.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments