
Transformasi digital Indonesia terus berkembang seiring meningkatnya jumlah masyarakat yang terhubung dengan internet. Kementerian Komunikasi dan Digital mencatat sebanyak 80,6 persen penduduk Indonesia telah terhubung ke internet, sebuah potensi besar yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ekonomi dan aktivitas masyarakat di ruang digital.
Pemerintah melihat tingginya konektivitas tersebut bukan hanya sebagai pertumbuhan jumlah pengguna internet, tetapi juga sebagai peluang agar Indonesia tidak sekadar menjadi pasar bagi produk dan platform digital global. Masyarakat Indonesia diharapkan dapat berkembang sebagai pelaku yang aktif dalam ekosistem digital.
Besarnya jumlah pengguna internet memberikan ruang bagi pertumbuhan berbagai sektor, mulai dari perdagangan elektronik, ekonomi kreatif, layanan publik digital, pendidikan, hingga pengembangan teknologi baru. Potensi tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia dalam memperkuat daya saing ekonomi digital nasional.
Namun, pertumbuhan ruang digital juga menghadirkan tantangan baru. Pemerintah menilai aspek keamanan dan kepercayaan masyarakat harus menjadi bagian dari pembangunan ekosistem digital sejak awal, termasuk dalam pengembangan layanan berbasis teknologi.
Salah satu perhatian pemerintah adalah pengembangan kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI). Kementerian Komunikasi dan Digital tengah menyiapkan kerangka tata kelola AI berbasis tingkat risiko. Pendekatan tersebut ditujukan agar inovasi tetap berkembang tanpa mengabaikan keamanan dan kepentingan masyarakat.
Pemerintah juga menempatkan perlindungan anak sebagai salah satu agenda penting dalam kerja sama teknologi internasional. Dalam pembahasan Indonesia dan Amerika Serikat pada 8 September 2026, isu pengembangan AI dan pelindungan anak di ruang digital menjadi bagian dari agenda kerja sama kedua negara.
Di sisi lain, keamanan layanan digital juga mencakup perlindungan dari penipuan, konten berbahaya, eksploitasi anak, serta praktik pengumpulan data yang tidak sesuai ketentuan. Karena itu, pembangunan ekosistem digital perlu disertai mekanisme pengawasan dan respons terhadap potensi penyalahgunaan teknologi.
Pemerintah juga mendorong penguatan ekosistem domain Indonesia agar layanan digital nasional semakin berkembang. Infrastruktur digital yang aman, inklusif, dan terjangkau diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi pelaku usaha dan kreator lokal.
Dengan lebih dari delapan dari sepuluh penduduk telah terhubung ke internet, Indonesia memiliki basis pengguna digital yang sangat besar. Tantangan berikutnya adalah memastikan konektivitas tersebut menghasilkan manfaat ekonomi dan sosial yang nyata, sekaligus membangun ruang digital yang aman, terpercaya, dan mampu melindungi masyarakat.
Penguatan tata kelola AI, perlindungan masyarakat, keamanan data, serta peningkatan kapasitas pelaku digital menjadi bagian penting dari perjalanan transformasi tersebut. Jika dikelola dengan baik, perkembangan teknologi dapat menjadi salah satu penggerak produktivitas dan daya saing Indonesia di masa mendatang.
