HomeUncategorizedMBG 2027 Makin Terukur, 72 Juta Warga Jadi Sasaran

MBG 2027 Makin Terukur, 72 Juta Warga Jadi Sasaran

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki tahap penguatan untuk pelaksanaan 2027. Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan sejumlah langkah untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan program, mulai dari standardisasi dapur hingga penguatan keamanan pangan.

Untuk 2027, BGN menargetkan MBG menjangkau 72.464.886 penerima manfaat. Jumlah tersebut terdiri atas sekitar 60,6 juta peserta didik serta 11,86 juta ibu hamil, ibu menyusui dan balita.

Besarnya cakupan penerima membuat kualitas pengelolaan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah. BGN tidak hanya menyiapkan makanan bergizi, tetapi juga memperkuat sistem yang mendukung keamanan dan keberlanjutan program.

Dalam rencana anggaran 2027, BGN menyiapkan dukungan untuk standardisasi dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG. Kapasitas petugas penjamah makanan juga akan diperkuat melalui pelatihan agar proses penyediaan makanan semakin memenuhi standar.

Penguatan juga dilakukan pada rantai pasok, pemantauan mutu serta keamanan pangan. Langkah tersebut penting karena keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh jumlah makanan yang disalurkan, tetapi juga kualitas makanan yang diterima masyarakat.

BGN mengalokasikan Rp373,3 miliar untuk kegiatan non-MBG dalam Program Pemenuhan Gizi Nasional. Anggaran tersebut antara lain digunakan untuk standardisasi dapur SPPG, pelatihan petugas, penguatan rantai pasok serta pemantauan mutu dan keamanan pangan.

Selain aspek makanan, pemerintah juga memperkuat sistem informasi, edukasi, kemitraan, pemberdayaan masyarakat, pengawasan dan tata kelola. Dengan demikian, MBG diarahkan berkembang menjadi ekosistem pemenuhan gizi nasional, bukan sekadar program distribusi makanan.

Penguatan tata kelola tersebut menjadi penting agar manfaat program dapat diterima secara lebih konsisten. Semakin baik standar pelaksanaan, semakin besar pula peluang masyarakat memperoleh manfaat gizi yang aman dan berkualitas.

Bagi peserta didik, program ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi selama masa pertumbuhan. Sementara bagi ibu hamil, ibu menyusui dan balita, intervensi gizi menjadi bagian penting dalam mendukung kualitas kesehatan sejak usia dini.

Dengan target penerima yang mencapai lebih dari 72 juta orang pada 2027, MBG menjadi salah satu program pemerintah dengan cakupan masyarakat yang sangat besar. Penguatan standar keamanan pangan dan tata kelola menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya mengejar perluasan penerima, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas pelaksanaan program.

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments