Presiden Prabowo Dorong Pemerataan MBG dan Teknologi Pembelajaran di Sekolah

Date:

Pemerintah terus memperkuat sektor pendidikan melalui perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan bantuan layar pintar untuk sekolah-sekolah di Gorontalo. Langkah tersebut dilakukan guna mendukung kesehatan siswa sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran berbasis teknologi di berbagai daerah.

Komitmen itu disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat berdialog dengan warga dan pelajar di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Leato Selatan, Kota Gorontalo

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menanyakan langsung pelaksanaan Program MBG di sejumlah sekolah di Gorontalo. Ia meminta agar sekolah yang belum mendapatkan program segera didata agar dapat segera ditindaklanjuti pemerintah.

“Bagaimana di Gorontalo? MBG sudah ada di sekolah-sekolah? Ada yang belum? Nanti yang belum dicatat, ya. Segera kita tindak lanjuti,” ujar Presiden Prabowo.

Menurut Presiden, pemerintah ingin memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh asupan gizi yang cukup agar dapat tumbuh sehat dan memiliki semangat belajar yang baik.

Ia menegaskan Program MBG akan diperluas secara bertahap selama tahun 2026, khususnya bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan dukungan gizi bagi para siswanya.

“Pokoknya tahun ini semua sekolah yang merasa perlu akan kita berikan MBG. Semuanya. Yang tidak perlu tidak apa-apa. Kalau anak-anak orang kaya tidak perlu, tidak apa-apa. Tidak dipaksa. Tapi kita ingin anak-anak kita kuat, kita ingin anak-anak kita semangat. Kita ingin anak-anak kita pintar dan rajin belajar,” katanya.

Selain program makanan bergizi, Presiden juga menyoroti pengembangan pembelajaran berbasis teknologi melalui penggunaan layar pintar di sekolah-sekolah.

Ia menyebut beberapa sekolah di Gorontalo telah menerima bantuan layar pintar dan pemerintah akan terus menambah jumlah perangkat tersebut mulai tahun ini.

“Mulai tahun ini tiap sekolah akan menerima tiga. Saya berharap akhir tahun ini tiap sekolah sudah memiliki empat ruang kelas yang menggunakan layar pintar,” ujar Presiden.

Presiden menjelaskan penggunaan layar pintar diharapkan mampu menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif sekaligus membantu sekolah di daerah terpencil mendapatkan akses materi ajar secara langsung dari pusat.

Teknologi tersebut nantinya juga memungkinkan guru di wilayah yang sulit dijangkau memperoleh tambahan silabus, materi pembelajaran, hingga dukungan pengajaran secara real time.

“Kita bisa gunakan secara interaktif. Nantinya, guru-guru di tempat yang sulit bisa dibantu dari pusat, baik pelajarannya, tambahan silabusnya, maupun bahan-bahan ajarnya secara waktu nyata,” katanya.

Selain mendukung proses belajar mengajar, pemanfaatan teknologi digital di sekolah juga disebut dapat membantu pemerintah memantau aktivitas pembelajaran di seluruh daerah.

“Kita bisa memantau semua kelas di seluruh Indonesia dari Jakarta. Jadi, kalau ada guru yang tidak masuk, kita bisa lihat,” ujar Presiden.

Pemerintah menilai penguatan pendidikan dan kesehatan peserta didik menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi muda Indonesia yang unggul dan mampu bersaing di masa depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Share post:

Subscribe

spot_imgspot_img

Popular

More like this
Related

Prabowo Subianto Janjikan Investasi Besar Perbaiki Ekosistem Ekonomi Biru

Presiden Prabowo Subianto berkomitmen melakukan investasi besar-besaran untuk memperbaiki...

Prabowo Perkuat Industri Maritim, Potensi Laut Indonesia Dimaksimalkan

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus memperkuat sektor maritim sebagai...

Pemerintah Genjot Infrastruktur Digital, Internet Cepat Makin Merata

Pemerintah Indonesia terus mempercepat pembangunan infrastruktur digital guna mendukung...

Prabowo Percepat Modernisasi Pertanian, Produksi Nasional Terus Naik

Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto terus mempercepat modernisasi sektor pertanian...