Presiden Prabowo Subianto berkomitmen melakukan investasi besar-besaran untuk memperbaiki kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia melalui penguatan ekosistem ekonomi biru. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah pesisir Pulau Miangas dan Gorontalo
Pemerintah berencana membangun satu Kampung Nelayan Merah Putih di Pulau Miangas sebagai langkah awal dari target peresmian total 1.386 Kampung Nelayan pada akhir tahun ini. Fasilitas pendukung seperti unit pendingin atau cold storage serta SPBU khusus solar bagi nelayan akan disediakan di lokasi tersebut.
“Kita akan besar-besaran perbaiki kondisi nelayan seluruh Indonesia kita perbaiki mulai tahun ini,” tegas Prabowo Subianto, Presiden RI, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Selain infrastruktur darat, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan akan mendistribusikan kapal nelayan tipe 15 GT. Di Gorontalo, Prabowo menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan pembuatan 1.582 unit kapal pada tahun ini yang akan disalurkan melalui sistem koperasi.
“Nanti bapak-bapak nelayan dengan keluarganya bikin koperasi, nanti akan diatur apakah 30 nelayan 1 koperasi, atau 30, nanti kita beri kapal, kapal ada yang kecil, ada yang menengah dan ada kapal-kapal besar,” papar Prabowo Subianto.
Langkah ini diambil guna memastikan nelayan lokal mampu mengelola kekayaan laut Indonesia secara mandiri dan meminimalisir ketergantungan pada pihak luar. Fokus utama kebijakan ini adalah memberdayakan masyarakat pesisir agar dapat mengambil manfaat langsung dari potensi sumber daya alam di daerah masing-masing.
“Kita ingin bukan kapal asing yang ambil ikan di laut kita, kita ingin rakyat kita yang mengambil,” tegas Prabowo Subianto.
Strategi besar pemerintah saat ini menitikberatkan pada pengelolaan kekayaan alam kelautan yang berkelanjutan. Investasi masif diharapkan mampu menggerakkan roda ekonomi yang bersumber dari wilayah perairan nasional.
“Istilah kita sekarang adalah ekonomi biru, ekonomi laut biru, the blue ocean economy, blue ocean economy. Ini adalah sangat penting, ini adalah karunia yang maha kuasa, kita harus bersyukur dan kita harus sekarang besar-besaran investasi,” pungkas Prabowo Subianto.

