Home / Berita / BPIP Luncurkan dan Deklarasikan Jejaring Pancamandala

BPIP Luncurkan dan Deklarasikan Jejaring Pancamandala

PALEMBANGMEDIA – Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Kamis (15/10), melakukan peluncuran dan deklarasi jejaring Pancamandala bersama dengan puluhan elemen di Provinsi Banten. Acara ini sekaligus ditandai dengan Deklarasi Pembumian Pancasila di Bumi Banten.

Peluncuran dan deklarasi itu dihadiri oleh puluhan peserta yang terdiri dari sejumlah elemen di Banten. Di antaranya berasal dari kalangan Perguruan Tinggi (Akademisi), TNI/Polri, Pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, media massa, hingga organisasi kemasyarakatan.

Selain itu, juga dihadiri langsung Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. KH. Yudian Wahyudi, Gubernur Banten Wahidin Halim, Rektor UIN SMH Banten, Prof. Fauzul Iman. Direktur Hubungan Antar Lembaga dan Kerja Sama Elfrida Siregar BPIP, dan Direktur Sosialisasi dan Komunikasi BPIP M. Akbar Hadi Prabowo.

Dalam sambutannya, Kepala BPIP Prof Yudian Wahyudi mengatakan, di antara tugas dan fungsi BPIP adalah melakukan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP) secara menyeluruh dan berkelanjutan. Serta melaksanakan sosialisasi/kerja sama/hubungan antar lembaga tinggi negara, Kementerian/Lembaga, Pemda, Ormas, dan berbagai komponen masyarakat lainnya. Karena itu, jejaring Pancamandala adalah bagian dari ikhtiar BPIP untuk melibatkan berbagai pemangku kepentingan untuk bekerja sama dalam pengendalian PIP secara sinergis, efektif, efisien dan berdampak luas.

“Kenapa Pancamandala? Panca melambangkan kelima sila. Mandala adalah konsep geometris yang ada dalam berbagai tradisi spiritual dunia yang merepresentasikan kosmos secara simbolik. Sebagai simbol dari kosmos atau semesta yang besar, mandala menyiratkan makna keutuhan (wholeness) yang menyambungkan “the finite” (jasadiah, sensible things) dengan “the infinite” (ruhaniah, beyond the sensible),” kata Yudian saat membuka acara Deklarasi Pembumian Pancasila di Bumi Banten di Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten, Kamis (15/10).

Komentar Facebook